10 Cara untuk Memberi Umpan Balik pada Karyawan

10 Cara untuk Memberi Umpan Balik pada Karyawan agar tetap membangun. Sebagai pengusaha, adalah tanggung jawab Anda untuk memberi umpan balik kepada karyawan baik positif maupun negatif sebagai bagian dari sistem manajemen kinerja yang baik.

Gambar terkait

Sulit untuk memberi umpan balik pada karyawan Anda agar mengetahui apa yang mereka lakukan jika tidak ada yang menunjukkan langkah baik dan kelemahan mereka. Lihat umpan balik sebagai kesempatan untuk mentor mereka, melibatkan mereka, dan meningkatkan keterampilan kepemimpinan Anda .

Berikut adalah sepuluh tip untuk membantu karyawan Anda tetap produktif atau menjadi lebih sukses.

Jangan menunggu

Jika Anda memiliki komentar untuk dibuat, lakukan segera. Kesalahan umum adalah menunggu pertemuan penilaian tahunan untuk memberikan umpan balik. Karyawan perlu tahu langsung apa yang telah mereka lakukan dan di mana mereka berada.

Sering lakukan promosi jabatan

Umpan balik positif adalah alat yang ampuh untuk mempromosikan keterlibatan karyawan dan komponen penting manajemen kinerja. Umpan balik negatif – dengan bijaksana diungkapkan dan didukung sesuai kebutuhan pembinaan dan pelatihan – membantu karyawan Anda memperbaiki dan pada akhirnya membantu menciptakan lingkungan kerja yang positif.

Jadilah atasan yang spesifik

Fokus pada tindakan spesifik karyawan daripada generalisasi yang tidak jelas. Mengklarifikasi komentar seperti “kerja bagus” dengan menggambarkan tindakan yang Anda sukai dan itu akan perlu diulang kembali. Hal ini bahkan lebih penting untuk menjadi tepat ketika umpan balik negatif. Ingat, tujuannya adalah untuk meningkatkan kinerja karyawan Anda, dan tidak mengecilkan hati mereka.

Jadilah adil dan moderat harapan Anda

Cobalah bersikap objektif dan hindari micromanaging. Jangan selalu mengharapkan karyawan Anda untuk mengadopsi gaya kerja Anda dan menahan diri untuk tidak mengkritik kesalahan kecil.

Unzip

Jika sesuatu membuat Anda merasa emosional, luangkan waktu untuk menenangkan diri dan kembali ketenangan Anda sebelum memulai percakapan.

Soroti aspek positifnya

Menurut penelitian, karyawan bereaksi enam kali lebih intens terhadap komentar negatif daripada komentar positif. Sebuah studi juga berpendapat bahwa umpan balik negatif yang berulang memiliki dampak yang menghancurkan pada keterlibatan karyawan. Strategi sederhana adalah memulai dengan menyoroti beberapa pencapaian karyawan dan menunjukkan bahwa Anda menghargai usaha mereka dengan tulus sebelum menangani elemen kinerja yang buruk. Namun, jangan sampai komentar positif membelokkan tujuan percakapan dan hindari mengirimkan pesan yang bertentangan.

Masuki bagian bawah barang

Memulai diskusi umpan balik dengan mengajukan pertanyaan untuk memastikan Anda memahami apa yang memicu tindakan atau perilaku tertentu. Bila Anda berpikir seorang karyawan melakukan kesalahan, pastikan untuk mendengarkan versinya tentang hal-hal.

Memberikan pesan media

Menyadari kontribusi dan upaya karyawan kepada terutama di masyarakat yang membantu mendukung motivasi mereka. Namun, lebih baik memberikan umpan balik negatif secara pribadi. Tidak ada yang suka dikritik di depan rekan-rekannya, atau lebih buruk lagi, bawahannya. Idealnya, umpan balik terutama jika negatif harus diberikan secara pribadi dan bukan melalui email atau melalui bawahan.

Bagaimana Memberi Umpan Balik Pada Karyawan?

Akhiri pembicaraan dengan merencanakan langkah berikutnya dan diskusi selanjutnya. Pantau kemajuan dan berikan dukungan karyawan untuk membantu mereka mencapai tujuan yang telah disepakati. Buat catatan tentang diskusi, yang dapat disertakan dalam evaluasi kinerja tahunan karyawan. Ini akan membantu Anda melacak kemajuan.

Baca juga: http://samsafe.net/kebutuhan-bulanan-website-bisnis/

Dorong karyawan untuk memberi umpan balik kepada Anda, lalu ambil tindakan jika perlu. Ini akan membantu menciptakan tempat kerja yang sehat dan terbuka dan menjadikan Anda pemimpin yang lebih baik.